Mahfud Md: Sudah Ada Mekanisme : Tunggu Saja, Andika Perkasa Pensiun Desember,


Penglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan memasuki masa pensiun pada 21 Desember 2022.  Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md, pun menegaskan mekanisme untuk pemilihan panglima baru sudah ada.

"Ditunggu saja," kata dia saat ditemui usai rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 9 Februari 2022.  Tapi Ia mengklaim belum mengetahui siapa calon yang akan menggantikan Andika. Mahfud mengatakan nama pengganti Andika akan diajukan langsung Jokowi ke DPR.

Andika adalah Panglima TNI kedua yang dilantik oleh Presiden Jokowi di masa pemerintahannya. Panglima pertama yang dilantik Jokowi adalah Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dari TNI Angkatan Udara pada 8 Desember 2017. Setelah itu, barulah Jokowi melantik Andika Perkasa dari TNI Angkatan Darat pada 17 November 2021.

Ketentuan unuk pengangkatan Panglima TNI diatur dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. Untuk jabatan panglima dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi tiap-tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.

Pada pasal 13, ayat 6 UU tersebut dituliskan, “Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat terhadap calon Panglima yang dipilih oleh Presiden, disampaikan paling lambat 20 (dua puluh) hari tidak termasuk masa reses, terhitung sejak permohonan persetujuan calon Panglima diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat.”

Sedangkan untuk usia maksimal atau pensiun bagi tingkat perwira yaitu 58 tahun. Hal ini berbeda dengan prajurit TNI berpangkat bintara dan tamtama yang memasuki usia pensiun umur 53 tahun. Sedangkan untuk pemberhentian dari jabatan seperti yang diatur dalam Pasal 59, prajurit yang berpangkat Kolonel dan perwira akan diberhentikan oleh presiden.

Tapi sejak tahun lalu, sudah berhembus wacana memperpanjang masa pensiun bagi perwira tinggi di TNI. Wacana perpanjangan ini muncul tepat setelah terpilihnya Andika pada November 2021, atau setahun menjelang pensiun.

Direktur Imparsial Ghufron Mabruri menentang wacara tersebut. Dia menilai terlalu banyak masalah yang bisa ditimbulkan jika pemerintah melakukan perpanjangan masa pensiun tersebut. "Saya kira ini akan berdampak pada dinamika pada internal TNI. Mulai dari soal regenerasi, kemudian rotasi dan lainnya secara internal di TNI," kata Ghufron saat dihubungi, Selasa, 9 November 2021.

Kini beberapa bulan menjelang pensiun, Andika juga diterpa isu ketidakharmonisan dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Dudung Abdurachman.  Akan tetapi Andika merasa hubungannya dengan Dudung tidak ada masalah.

"Dari saya tidak ada, karena semua yang berlaku sesuai dengan peraturan perundangan tetap berlaku selama ini. Jadi nggak ada yang kemudian berjalan berbeda," kata Andika Perkasa saat rapat dengan Komisi I DPR, Senin, 5 September 2022.

Andika Perkasa digadang-gadang akan masuk ke dunia politik pasca pensiun. Namanya muncul sebagai satu dari tiga calon presiden dari Partai Nasdem. Dua calon lainnya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejak-jejak Kaki Dinosaurus Berusia 113 Juta Tahun Terlihat di Sungai yang Mengering

Adu Gengsi, Itsuki vs Heqin Bakal Sengit di ONE Fight Night 1

China Tes Covid Massal saat Cuaca 'Neraka', Warga Kesal Kepanasan