Edy Rahmayadi ke Demokrat: Tak Perlu Partai Lain Jika Ada 20 Kursi


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengaku belum mengambil keputusan untuk kembali maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2024 atau tidak. Namun, mantan Pangkostrad tersebut membuka kemungkinan untuk kembali maju bersama Partai Demokrat di masa mendatang. Ia pun menyebutkan persyaratan untuk itu.

"Kalau bisa kalian 20 kursi, kalian usung aku lagi, aku tak perlu partai lain. Nah itu motivasi kan, " kata Edy saat hadir di acara persemian Kantor DPD Partai Demokrat Sumut, di Jalan Sudirman Medan, Jumat (9/9).

Edy menegaskan tetap akan melakukan Salat Istikharah sebelum memutuskan maju Pilgub Sumut 2024 atau tidak. "Walaupun begitu, aku harus istikharah mau atau enggak. Mikir mikir kalian ini, asik berantem aja. Saya tak tahu Demokrat ini punya calon gimana, apa, siapa. Siapa gubernur kalian nanti, "tuturnya.

Eks Ketum PSSI itu juga menyinggung Partai Demokrat harus melakukan banyak strategi agar bisa menang dalam Pemilu 2024. "Demokrat ini salah satu partai pengusung saya. Tahun 2024 anda berperang di situ. Anda harus tahu yang namanya berperang banyak musuh, kenali dulu lawan mu, kenali diri kita, " ungkapnya.

Edy menambahkan saat ini PDIP mendominasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut dengan perolehan 19 kursi, diikuti Golkar dan Gerindra dengan masing-masing 15 kursi. Partai Nasdem mengikuti dengan 12 kursi, PKS 11 kursi, dan Demokrat 9 kursi.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Muhammad Lokot Nasution mengatakan Demokrat tetap bersama Sumut Bermartabat pada 2024. Sumut Bermartabat merupakan slogan yang dipakai Edy Rahmayadi- Musa Rajekshah saat maju Pilgub 2018 silam.

"Tahun 2024 nanti, insya Allah bersama partai sahabat kita ciptakan Sumut yang bermartabat, " ucapnya.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejak-jejak Kaki Dinosaurus Berusia 113 Juta Tahun Terlihat di Sungai yang Mengering

Adu Gengsi, Itsuki vs Heqin Bakal Sengit di ONE Fight Night 1

China Tes Covid Massal saat Cuaca 'Neraka', Warga Kesal Kepanasan